Sifu Belajar


Sejak awal kedatangannya, saya sudah memantau bagaimana kebiasaan buang air dan buang kotoran Sifu, kucing baru di rumah. Sekali dia pipis sembarangan, saya pastikan dia akan langsung kebuang.

Hari pertama, aman. Tidak ada bau pesing atau bau pup. Tapi Sifu sudah saya wanti-wanti supaya tidak buang kotoran di taman. 

"Awas kalau buang kotoran sembarangan. Yang jauh sana, cari gundukan pasir, jangan pup di sini. Ngerti?" 

Sifu cuma mengeong saja.

Sekilas, kucing ini memang terlihat cukup pintar, meski tidak seaktif kucing seusianya. Saat sudah diberi tahu nama barunya, tidak sampai lama dia sudah mengerti. Setiap dipanggil, meski sedang di rumah kosong depan, Sifu segera berlari pulang. Begitu juga saat diberi aturan untuk tidak masuk rumah, selagi tidak karena kelaparan, dia tidak akan masuk, meski pintu sering saya tutup sebab belum sepenuhnya percaya.

Hari kedua, pagi-pagi hidung sentimen (iya, bukan sensitif) saya langsung mendeteksi bau tak sedap khas pup kucing. Ternyata Sifu buang kotoran.

Tidak di taman. Tidak di area rumah. Melainkan di genangan pasir di jalan depan rumah. 

Sepertinya saya salah lagi bikin SOP. 

Pagi itu juga, saya panggil Sifu ke jalan, ke area berpasir lain. Saya ambil pasirnya, lalu menuangkan ke pup yang tidak diuruk tadi. Sambil mengomel tentu saja.

"Kalau habis pup itu, kotorannya diuruk pasir gitu lho. Biar Ndak bau. Nih, caranya. Kotoranmu itu biar baunya Ndak ke mana-mana. Jijik juga lihatnya. Ngerti?"

Sifu cuma mengeong sambil menonton. Entah ngerti entah enggak. Yang pasti, saya sudah di level kalau enggak dikira wali, ya dikira gila.

Hari ketiga, pagi-pagi, Sifu buang kotoran lagi, meski sudah tidak tercium baunya. Masalahnya, buang kotorannya di taman. Dan diuruk.

"Kan, seperti yang kemarin diajarkan, harus diuruk," sindir ayah Alif.

Lagi-lagi, saya salah ngasih instruksi. 

Kayaknya besok-besok saya bikin SOP-nya di notaris aja kali, ya.

Kembali, saya menasihati Sifu untuk tidak buang kotoran di taman, meski sudah dia uruk.

Pagi ini, karena kemarin selalu salah, Sifu langsung melakukan gebrakan. Dia buang kotoran ... di semua tempat.

Di taman.

Di jalan.

Di pasir.

Tidak diuruk semua.

Nambah lagi yang bikin saya istighfar tiap hari.

😑

Lamongan, 3 Oktober 2025.

Komentar

Postingan Populer