Berbunga-bunga



Meriahnya kebun Bunga sore ini 😍🥰

Saking bahagianya, sampai enggak tega mau metik bunga yang sudah mulai menua. 

Total ada sembilan bunga. Satu Bunga Matahari varian dwarf (kerdil) dan delapan Bunga Zinnia warna pink, putih, dan ungu.

Gimana gak bahagia, kupu-kupu dan lebah mulai berdatangan.

Semarak warna-warni bunga bikin saya makin betah di rumah aja. Seminggu ini belum sama sekali keluar area rumah.

Alif juga lumayan ada rasa bahagia meski tetap dengan doanya: semoga bunga-bunga Ibu lekas layu.

Tadi pagi, pas saya agak sedih karena ada dua tanaman Zinnia yang layu. 

"Yeaaayyyyy! Bunganya layu!" pekik Alif riang gembira.

Harapan Alif, kalau bunganya layu, bisa segera panen biji, bisa segera jualan.

Lha ini layu sepohon-pohonnya, ya dia bahagianya sampai segitu-gitunya. Dia mendapatkan lebih dari yang diharapkan.

Sebagai seorang titisan, tidak selayaknya dia ngomong begitu.

Gak habis pikir saya gimana nyetting setelan pabriknya sewaktu masih hamil dulu. Mungkin saya kebanyakan makan urap-urap.

Tapi alhamdulillah, ternyata layunya sebentar karena kekurangan air saja. Saya lupa nyiram karena tahunya kemarin itu hujan, yang ternyata hujannya cuma gerimis tak seberapa. Sedangkan kondisi cuaca di depan rumah kalau siang sudah seperti Padang Mahsyar. Membara tak terkira.

Sehabis disiram air cucian beras dan air biasa sampai penuh, siangnya tanaman kembali segar. 

Foto diambil sore ini saat cuaca sudah adem dan teduh.

Saya bahagia.

Ayah Alif bahagia karena melihat saya bahagia.

Alif doang yang sedih. 😏

Lamongan, 3 Oktober 2025.


Komentar

Postingan Populer