APEL



Setiap kali belajar malam bersama, ada saja yang dilakukan Alif yang membuat kami rawan gelut. Seperti tadi malam....

"Upacara itu ada dua macam, Nak. Ada upacara pengibaran bendera, ada juga upacara penurunan bendera," jelas saya baik-baik.

"Kenapa ada upacara penurunan bendera, Ibu?" tanyanya versi malam tadi. Versi sebelum-sebelumnya, pertanyaannya adalah kenapa benderanya pakai diturunkan segala. Saya sih terserah, ya, mau diturunkan apa sampai jadi serbet melambai di atas sana, silakan. 

"Ya biar seru aja." Saya menjawab sesuai suasana. Suasana gencatan senjata.

"Kenapa orang-orang sering bilang upacara itu apel, Ibu?" 

"Apel itu intinya ya berkumpul gitulah, Nak. Semua hadir. Upacara itu kan sama begitu juga, kan?"

"Lho, bukannya apel itu yang menyebarkan Agama Islam itu, ya, Ibu? Siapa itu ... Sunan Apel?"

Woilah, Bro....

Gak habis-habis Kau ngagetin Ibu!

Ya mengaumlah saya malam-malam.

"Itu namanya Sunan Ampeeeeellllll, Aliifff! Dosa kamu ganti-ganti nama orang! Nama tokoh di LKS diganti, nama teman diganti, sampai nama gurumu kau ganti, sekarang nama Sunan, hah!"

Lagian ada apa sih sama apel? Sejak zaman Newton dulu saya sudah sentimen sama yang namanya apel. Problematik!

😏

Lamongan, 28 Agustus 2025.

Komentar

Postingan Populer