Anak Dewasa


Alif sudah semakin dewasa. Tingginya nambah, beratnya pun nambah sekitar tiga kiloan dari terakhir timbang. 

Sudah dewasa, kalau nyapu sudah enggak lagi ikut kebuang bersama sampah. 

Nyapunya makin ahli. Elegan pula. Cuma pakai satu tangan, sementara tangan lainnya diletakkan di belakang punggungnya. Persis seperti gesturnya Prabu Siliwangi lagi bosen jadi kaya dan sakti. 

Saking dewasanya, sewaktu beberapa malam lalu ayahnya pergi agak lama dan enggak pulang-pulang, Alif nungguin dengan antusias.  

"Ada apa kok nungguin ayah? Mau ngapain?" tanya saya, kepo. 

"Ini lho, Ibu, Alif mau kasih uang ke Ayah," jawabnya, serius. 

"Ngapain Ayah dikasih uang? Buat apa?"

"Buat bayar kontrakan."

Iya deh, yang lagi cair. 

😏

Lamongan, 16 Desember 2024.

Komentar

Postingan Populer