Obrolan Malam bersama Alif


Indah banget hari libur. Padahal enggak sekolah, tapi setiap akhir pekan rasanya bahagia sekali menjalani pagi dalam slow motion. Enggak kayak biasanya yang sudah kayak ritual tirakatan.

Biasanya, sebelum subuh, kalau masih luang, saya bisa menyempatkan waktu untuk berwirid-wirid ria. Minimal istighfar banyak-banyak. Alif biar sama ayahnya main mikir-mikiran.

Kadang mikirin Larva, kadang mikirin kuat mana emaknya Giant atau emaknya Nobita. Kadang juga mikirin alam semesta. Misalnya, kenapa kumbang hitam suka dorong-dorong tahi ke mana-mana.

Begitu habis subuh, alhamdulillah, kegiatan masih positif. Ada wirid, ada masak nasi, bukain pintu dan jendela, nyiapin sarapan dan bekal sekolah.

Langit mulai terang, saya ganti genre.

"Alif, ayo mandi!" Itu terus berulang-ulang sampai sekitar dua puluh kali. Yang mana tiap-tiap lima kalinya menyebabkan naik suara satu nada dan volume.

Begitu Alif mandi, liriknya ganti. "Alif, jangan main air! Alif masih lama? Alif, sudah sabunan? Sudah gosok gigi?"

Belum lagi kalau Alif ngomel-ngomel gara-gara digigitin nyamuk.

"Nyamuk ini! Ibu, kenapa sih ini nyamuknya kok suka gigitin bokongnya Alif?"

Atau ngomelnya karena dia kecipratan pipisnya sendiri karena memantul permukaan kloset.

"Huhhh! Kok bisa begini sih? Pesing sekali! Bau!"

Pas ganti baju juga cobaan belum usai.

"Ayo, Nak, celana dalamnya ndak usah diputar-putar kayak koboi begitu! Jangan dipakai di kepala jugalah!"

Maka, pagi di sini penuh nada-nada tinggi. Kadang kalau kelamaan baca mantra, saya sering bablas ngereog.

Tapi meski begitu, semua kembali damai saat Alif sudah selesai bersiap sekolah. Sesi berangkat sekolah berlangsung ceria sampai dadah-dadah nyaingin keluarga cemara. Perkara behind the scene, tetangga mana tahu.

Itulah kenapa setiap malam, saya tidak pernah putus asa untuk bertekad agar besok lebih baik lagi, lebih sabar lagi, lebih positif lagi.

Sebelum tidur, saya berterima kasih kepada Alif. Alif berterima kasih kepada saya.

Saya minta maaf kepada Alif. Alif minta maaf kepada saya.

Alif berdoa. Saya berdoa.

Lalu dia pun berkata, "Ibu, besok pagi, jangan ada masalah lagi, ya!"

😑

Lamongan, 7 September 2024.

Komentar

Postingan Populer