Briefing Maulid
Pagi ini, Alif berangkat sekolah mengenakan busana muslim. Tidak lupa, membawa sepuluh jajanan tradisional untuk acara maulidan di sekolah.
Sebelum berangkat, saya membriefing sedetail mungkin.
"Alif, lihat, ini ada jajan banyak." Saya mengangkat sekeresek putu ayu berwarna hijau. "Nanti kumpulkan ke Bu Guru, ya."
Alif mengangguk di antara gerakan berputar-putarnya di depan rumah.
"Terus, ini juga, buku tabungan nanti dikumpulkan, ya. Ada amplop juga, yang kemarin disuruh Bu Guru. Ini juga dikumpulkan. Lihat, lihat ini, Nak!" Saya menunjuk-nunjuk isi tas yang terbuka lebar. "Sama ini uang saku juga."
Harus agak ngotot, apa lagi saat saya menjelaskan, dia sedang ngelamun memandang ke kejauhan.
Dan saat saya bilang, "Awas ya, ini jajannya ada sepuluh, nanti dikasihkan ke Bu Guru! Jangan dijual! Ingat, jangan dijual!"
Alif langsung tersenyum cerah.
😑
Lamongan, 20 September 2024.
Komentar
Posting Komentar