Gara-gara Optimus Prime
Beberapa hari yang lalu, si kecil dibelikan baju model Optimus Prime. Akhir-akhir ini memang dia sedang suka robot-robot transformers. Saya terharu melihatnya. Bukan apa-apa, kami sudah melalu perjalanan panjang untuk tiba di titik ini. Maksudnya, totalan rentetannya sudah banyak. Kalau saja tidak ada yang berakhir menjadi pretelan serpihan kenangan, saya sudah bisa bikin showroom.
Alif sudah pernah suka Tayo, lalu beli mainan bus Tayo. Meskipun tulisan di busnya Toya. Dia sudah pernah suka Robocar Poli, lalu beli mainan Poli, Amber, Roy, dan Heli. Keluarga besar. Dia suka Tobot, lalu beli mainan Tobot X dan Z. Itu kalau tidak dihentikan sejak dini, bisa-bisa kami ternak Bani Tobot yang belasan jumlahnya. Alif juga pernah suka BoBoiBoy, lalu beli setelan baju BoBoiBoy beserta topinya.
Lalu sekarang, dia suka Transformers, dan berakhir dengan kostum Optimus lengkap dengan topengnya, juga tas bergambar Optimus Prime. Besok-besok saya ajak nonton film kartun yang tokohnya sayur-sayuran semua aja. Biar enak belanjanya.
Gara-gara baju Optimus itu, sekarang dia susah disalini. Maunya itu terus, gak salin-salin. Dia mengabaikan harga diri ibunya di hadapan para tetangga. Sekolah, maunya baju Optimus. Ngaji, maunya baju Optimus. Apa-apa maunya Optimus. Saya lama-lama senewen sama Kang Mus itu. Dia lagi, dia lagi.
Pagi tadi, si anak pesen, setelah melalui negosiasi panjang, bahwa saya dilarang mencuci bajunya. Nanti pulang sekolah mau dipakai lagi untuk main di luar.
Sebagai ibu bijak, ya saya menolak. Kata si ayah, sih, tidak perlu menggoreng isu itu terlalu lama. Dibahas nanti saja saat sudah pulang. Fine, saya terima. Saya coba membahas isu lain sebagai pengalihan. Jadi Buzzer memang gampang-gampang susah.
Pulang sekolah, benar saja, Alif ngotot pakai baju Optimus lagi. Saya sudah siap menghadapinya. Masih ada baju BoBoiBoy yang baru dicuci. Biarlah tetangga mikirnya baju anak saya cuma dua lembar adanya.
Memang cuma saya di rumah ini yang banyak bajunya. Setiap hari salin. Sementara suami bajunya kalau ndak hitam ya putih. Selemari isinya dua warna itu semua. Anak juga sekarang kalau bajunya ndak BoBoiBoy ya Optimus. Gitu aja terus.
🥴
Lamongan, 16 Agustus 2022.
Komentar
Posting Komentar