Selera


Sejak dulu, selera saya selalu hanya laki-laki berpotongan rapi. Enggak yang aneh-aneh, tapi enggak klimis juga.

Lalu, sejak menikah, entah kenapa, saya mendadak suka sekali kalau suami saya gondrong. Bahkan, saya berencana memanjangkan rambutnya Alif juga.

Tapi sayang seribu sayang. Sejak kejadian potong rambut sendiri itu, rambut Alif jadi petal. Apa lagi 'pitak'-nya di bagian depan. Terpaksa saya memotong pendek rambut zig-zag itu sampai nyaris gundul.

Sementara saya kesel lihat anak sendiri jadi semi gundul, si anak malah bahagia tak terkira.

Ternyata, tanpa disengaja, saya sudah menjadikan dia seperti idolanya: Upin & Ipin.

Mungkin karena kepalanya sudah terasa lebih segar dan ringan, atau malah karena penjiwannya menjadi entah Upin atau Ipin, Alif makin lincah. Rem blong.

Saya sampai jarang lihat dia jalan. Adanya ya lari atau lompat. Belum lagi ambisinya yang selalu pada ayam tetangga.

"Ibu, gimana kalau kita tangkap ayam yang lari-lari di depan, terus dimasak saja, ya, Ibu!"

Lamongan, 17 Desember 2022.

Komentar

Postingan Populer