Belajar Berhitung
"Matematika itu apa, Ibu?" Tanya Alif kepada saya, sebagaimana biasanya.
"Matematika itu ya berhitung," jawab sesederhana mungkin, berusaha tidak memicu-micu kericuhan.
"Hah! Gampang itu!" serunya. "Kan, cuma tinggal ditambah, sama dikurangi. Alif biiiisaa!"
Begitulah, Nak, yang Ibu kira dulu. Sampai kemudian ketemu sama yang namanya pangkat, integral, sin, cos, limit, dan lain-lainnya.
Tapi memang untuk ukuran anak TK, Alif sudah cukup mahir berhitung, terutama uang. Jadi, saya enggak kaget ketika dia pulang sekolah dengan heboh hanya karena menjadi yang pertama keluar kelas setelah berhasil menjawab dengan cepat pertanyaan berhitung dari Bu Guru.
Sudah terlatih, Bu....
Tiap hari ngitung duit di dompetnya sendiri.
Tinggal dimodalin dikit, sudah bisa jadi Ismail bin Mail.
Lalu tiba masanya Alif bermain berhitung dengan ayahnya.
"Coba, sepuluh tambah sepuluh, berapa?" tanya si ayah.
"Dua puluh!" sahut Alif seketika.
Saya yang dengar dari dapur jadi sedikit antusias. Biasanya dia belum tangkas di hitungan puluhan.
"Kalau dua puluh ditambah dua puluh?" Lagi, si ayah bertanya.
Alif pun menjawab dengan cepat. "Empat puluh!"
Wah! Mungkinkah dia sudah tahu konsep berhitung puluhan yang tinggal dijumlahkan depannya doang?
Saking antusiasnya, saya jadi enggak konsen mengupas wortel untuk masak sayur sop.
Berikutnya, terdengar si ayah mencoba mengajari konsep pembagian. Pokoknya, kalau sama ayahnya, Alif terberdayakan dengan baik.
"Misalnya, Alif punya dua buah apel, terus dibagikan ke dua temannya, jadi, dua dibagi dua, berapa?"
Mendengar pertanyaan ayahnya yang agak upgrade, saya jadi harap-harap cemas. Tadinya saya kira Alif akan agak lama menjawab. Tapi ternyata, dia justru menjawab dengan sangat cepat, meski....
"Ya habis!" pekiknya percaya diri.
Sekarang saya jadi bingung, bingung mau guling-guling tapi kok ya lagi di dapur.
Untungnya, Alif segera menjelaskan. "Kan apelnya cuma dua, dibagikan ke dua teman, yang satu dapat satu, satunya lagi dapat satu, ya habis!"
🥴
Probolinggo, 27 Februari 2024.
Komentar
Posting Komentar