Alif Suka Membaca


Salah satu yang akhir-akhir ini membahagiakan adalah kemampuan membaca Alif yang meningkat. Dia sedang senang-senangnya membaca. Mulai dari buku, bungkus makanan, sampai beranda Facebook ibunya.

Jadi, ketika saya lagi asyik scroll beranda, ada saja yang ikut nimbrung lalu bikin kecepatan menggulir layar jadi menurun drastis.

"Tunggu, tunggu, Ibu, Alif belum selesai baca. Apa tadi tulisannya? Coba ke ataskan lagi!"

Belum lagi kalau judulnya mengundang kericuhan. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, pas yang muncul semacam fakta wow dunia hewan.

"Hah? Bangkai Paus meledak?" pekiknya takjub.

Dalam hati saya, "Awas kau, habis ini pasti bakal tak unfollow!"

"Ayo disetel, Ibuuu! Alif mau lihat!" pintanya tanpa mengindahkan diet kuota ibunya.

Jadilah kami memutar video, yang kemudian segera saya hentikan sebelum muntah.

"Ibu, kenapa kok paus bisa meledak?" Dia bertanya antusias.

"Iya, kan sudah mati. Isi perutnya membusuk, terus menggembung, terus meledak, deh," jawab saya tangkas seperti peserta cerdas cermat.

"Kok, ikannya mengambang?" Pertanyaan kedua. Saya mulai garuk-garuk kepala, mengorek ingatan pelajaran biologi yang konslet di saat-saat rawan begini.

"Iya, ikan mati ya gitu, ngambang." Kali ini saya menjawab sebagaimana nasib ikan mati: ngambang.

"Kenapa mengambang?"

Sampai sini saya saya rasanya pingin ngamuk sama orang-orang yang sering menganggap pelajaran sekolah enggak ada gunanya.

Woi, ada gunanya, wahai!
Di saat-saat seperti inilah ilmu sains itu diterapkan!
Untuk menjaga kewarasan, tahu kauuuu!
Apa lagi kalau punya anak kayak gini!

Belum puas, Alif mendesak dengan pertanyaan-pertanyaan berikutnya yang bikin saya berada di tetes terakhir jatah kesabaran.

"Gimana rasanya kalau ikan meledak, ya, Ibu? Apa kesakitan? Kalau manusia mati apa juga meledak? Terus, gimana rasanya meledak?" seorangnya bertubi-tubi.

Saya letakkan ponsel yang jadi biang masalah, lalu bertransformasi sambil meraung. "Ya mana Ibu tahuuu! Ibu kan belum pernah meledak!"

😑

Probolinggo, 29 Januari 2024.






Komentar

Postingan Populer