Soto Spesial
Sejak datang ke Probolinggo, saya tidak pernah lagi memasak soto sebagaimana kebiasaan sebelumnya di Lamongan. Lha wong biasanya di sana pakai bumbu jadi dapat beli di pasar.
Ada perasaan bahwa bumbu soto di sini tak akan seenak yang di Lamongan. Sebagaimana gelarnya, Lamongan islam the master of soto.
Eh ternyata, soto di sini enggak jauh beda juga rasanya. Buktinya, semingguan yang lalu saat tetangga yang sedang ada hajat mengantar soto ke rumah, Alif langsung siaran....
"Hmmm, Ibu, enak sekali soto ayamnya. Besok Alif dimasukkan seperti ini, ya, Ibu!" pintanya seolah seumur-umur belum pernah makan soto.
Saya yang merasa tersaingi oleh masakan tetangga, langsung tertantang untuk memenuhi challange masakan request si ketua sekte enakvora.
Besoknya, gercep saya memasak soto ayam dengan ... bumbu jadi. Pokoknya, apa pun masakannya, bumbunya bumbu jadi.
Hidup bumbu jadi!
Tapi meski begitu, bawang gorengnya saya banyakin juga biar gurih. Banyakin aja pokoknya, wong dapet beli juga, bukan ngolah sendiri. Hidup mah dibawa beli aja selagi bisa.
"Gimana? Enak?" tanya saya setengah mengancam.
Sebenarnya sudah jelas sih tanda-tanda masakan saya enak. Yakni ketika Alif baca doanya lengkap dari basmalah, allahumma bariklana, ampai aamiin. Kalau perlu lengkap sekalian artinya. Dan yang utama, Alif makannya secepat flash sale toko oren yang menangnya pakai tenaga orang dalam.
Di luar dugaan, jawaban Alif bikin hidung saya kembang kempis. Antara bangga banget atau emosi soalnya suaranya kenceng banget kayak toa posyandu.
"Wuiiiihhh, enak sekali, Ibu. Terima kasih banyak, ya, Ibu. Soto ayamnya Alif sukaaaa sekali. Besok kalau habis, masakkan lagi, ya, Ibu. Terus, nanti kalau habis lagi, masakkan lagi. Pokoknya masakkan ini terus. Ya, Ibu, ya!?"
Subhanallah. Apa kata tetangga nanti.
Tapi setidaknya, sebagai Ibu yang pandai memasak, ini nyenengin banget. Berkat itu, saya jadi semangat memasak soto untuk membuktikan kepada anak tercinta bahwa saya mampu memenuhi maunya yang satu itu.
Tapi ternyata, janji Alif tak sesuai spoiler.
"Ibuuuuu, sudah, Ibuuuuu. Alif ndak mau makan soto lagi! Ndak mauuuu!" teriaknya di hari keempat saya memasak soto.
Probolinggo, 8 Desember 2023.
Komentar
Posting Komentar