LELAH
Selesai sudah acara kemah di sekolah Alif. Meskipun, saya tidak sampai ikut penutupan.
Tadinya, rasanya ragu. Ada terlalu banyak orang, mengingat yang ikut juga para ibu walmur. Jumlah murid sekitar enam puluh, dari playgroup sampai kelompok B. Simulasi pasar pindah.
Saya sendiri sulit merasa nyaman di keramaian. Secara fisik, saya juga sedang kurang sehat, perlu banyak istirahat. Tapi saat melihat semarak si wajah Alif, saya tidak ingin membuatnya kecewa.
Sore tadi, setelah istirahat panjang sejak pagi, saya berniat menyenangkan diri sendiri: mencoba gaun kiriman dari Ibu, berputar dan mematut diri di depan Anak dan Suami. Alif membantu saya menyisir rambut, bahkan membedaki sesukanya. Jadilah agak coreng-moreng. Mungkin sebelas dua belas dengan anak-anak donat yang baru mandi. Saya yang dua belas lho ya.
Sepanjang magrib hingga isya, saya puas rebahan dengan dandanan seperti mau kondangan. Tidak lupa diiringi musik dangdutan yang liriknya hanya satu kalimat tapi diulang puluhan kali ....
"Ibu, bajunya Ibu baaguuuuuuuuuuuuuuuuusssss sekali!"
Setidaknya tidak menggemalah yah ....
Komentar
Posting Komentar