KEMAH


Yang namanya kemah, tentu ada banyak agenda kegiatan, sejak pagi sampai besok siangnya. Nginap di sekolah juga. Enyah sudah kebiasaan tidur siang yang biasanya jarang berhasil itu.

Sekalinya ada waktu rehat, si anak tetep enggak bisa diam. Bocil sebanyak itu kumpul ya wassalaam sudah perdamaian. 


Saya yang cuma sandaran sedari awal aja capek banget, beberapa kali pulang untuk sekadar naruh kepala yang terasa berat, tapi Alif malah full speed full battery.


Begitu maghrib tiba, saat acara kultum, barulah baterai dia low. Anak lain masih kuat duduk menyimak, Alif sudah di perbatasan alam mimpi. Dia rebahan di antara kerumunan. Matanya sayu tinggal setengah watt sesuai kaidah damar kanginan, tapi anginnya angin tornado.

Melihat itu, saya langsung angkat dan dudukkan mesin road runner itu. Setengah mati saya berusaha tersenyum elegan sembari menahan diri agar tidak sampai nyinyir ....

"Piye kabare? Penak jamanku, thoooooo?"

Komentar

Postingan Populer