BERANGKAT
Ada saja ujian anak saat berangkat sekolah. Entah kesiangan, hujan pagi, ketemu penjual jajan, penjual mainan, atau macet bagi yang rumahnya jauh dan tinggal di kota besar.
Sementara saya, yang tinggal di desa di sebuah kabupaten, yang rumahnya tepat di belakang sekolah, tidak lepas dari ujian juga. Jarak yang tidak seberapa itu ternyata besar juga cobaannya. Mungkin perlu dipertimbangkan ide bikin rumah langsung di depan gerbang.
Alif sudah mandi, sarapan, rapi, wangi, besepatu dan sudah baca doa, selayaknya anak-anak harapan bangsa. Seketika segala kerapian itu terancam kepencengan dan kelungsetan saat sesuatu itu melenggang pongah di jalur menuju sekolah.
"Ibuuu, ada ayaaam! Ayaaaaaaammmm! Kejaaaarr!" pekiknya sembari berlari mengejar.
Komentar
Posting Komentar