SELERA

 Sejak dulu, selera saya selalu hanya laki-laki berpotongan rapi. Nggak yang aneh-aneh, tapi nggak klimis juga. 


Lalu, sejak menikah, entah kenapa, saya mendadak suka sekali kalau suami saya gondrong. Bahkan, saya berencana memanjangkan rambutnya Alif juga.


Tapi sayang seribu sayang. Sejak kejadian potong rambut sendiri itu, rambut Alif jadi petal. Apa lagi 'pitak'-nya di bagian depan. Terpaksa saya memotong pendek rambut zig-zag itu sampai nyaris gundul.


Saya kesel lihat anak sendiri jadi gundul, tapi si anak malah bahagia tak terkira.


Ternyata, tanpa disengaja, saya sudah menjadikan dia seperti idolanya: Upin & Ipin. 


Mungkin karena kepalanya sudah terasa lebih segar dan ringan, atau malah karena penjiwannya menjadi entah Upin atau Ipin, Alif semakin lincah. Rem blong.


Saya sampai jarang lihat dia jalan. Adanya ya lari atau lompat. Belum lagi ambisinya pada ayam tetangga. 


"Ibu, gimana kalau kita tangkap ayam yang lari-lari di depan, terus dimasak saja, ya, Ibu!"

Komentar

Postingan Populer