MAKAN BAYAM

 Sayur favorit saya nomor satu adalah sayur bayam jangung. MasyaAllah, itu sueger tenan. Apa lagi kalau ada labu siamnya juga. Jangan lupakan temu kunci. 

Beda dengan anak lima tahun itu. Dia kalau ketemu bayam bawaannya senewen. Apa lagi kalau lihat ada bawangnya. Tanpa wewenang ilmiah, dia mengklaim, "Bayam itu ndak sehat!"

Begitu sulitnya membuat dia mau makan bayam. Biarpun bayam sudah dipotong kecil-kecil, direbus lama sampai lembek, tetep nggak mau. Sampai berbusa-busa saya menyampaikan khasiat bayam sebagaimana yang saya tonton di film kartun Popeye, masih juga ditambah-tambahi klaim turun temurun emak-emak. "Bayam itu bisa bikin kuat dan pinter."

Alif tetap tak tergoyahkan.

Lalu pada suatu hari, dia nonton Nussa & Rara episode makan sayur bayam. Besoknya, dia langsung minta dimasakkan bayam. 

"Alif pinter dan kuat. Sebentar lagi jadi besar seperti sapi. Ini, Alif makan bayam, nih. Bayam itu banyak gizinya. Nanti Ibu bilang Bu Guru, ya, kalau Alif sudah makan bayam," sesumbarnya, lalu memakan seuprit lembaran bayam.

Komentar

Postingan Populer