Menu Favorit
Sesekali, saya menanyai Alif mau dimasakkan apa. Seringnya, dia minta nasi goreng. Terakhir kali ditanya, dia menjawab mau makan telur orak-arik. Hari itu juga, sebagai ibu yang baik, saya memasakkan menu khas Warmindo Jogja itu.
Selesai memasak, langsung saya sajikan ke Anak dan Suami. Saya sendiri cukup melihat saja sudah kenyang. Bukan apa-apa, sebelumnya sudah makan cilok sendirian di dapur. Ehm.
Begini gayanya si BoBoiBoy Pulpen kalau lagi pro sama masakan ibunya:
"Wuah, baunya enak sekali!" pujinya, lalu membaca doa sebelum makan sekalian beserta artinya. Segitunya.
Kemudian ....
"Ibu, terima kasih ya, masakan ibu enak sekali, seperti tukang masak."
What? Tukang masak?
Giliran sama Suami ....
"Mas, gimana? Enak gak?" Saya pun menanyai si ayah.
Lelaki itu diam sejenak. Sepertinya dia ragu, karena kalau jawab enak, bisa-bisa dia akan dimasakkan menu yang sama selama tiga hari ke depan.
Komentar
Posting Komentar