Kesempatan
Setelah kejadian Bu Guru lewat depan rumah waktu itu, saya jadi punya misi memperbaiki citra diri.
Jadi, hari minggu, saya mandikan Alif pagi-pagi sekali, lalu mengajak dia ke pasar. Tujuan saya dan anak saya sama, beli jajan. Ayahnya cuma bisa pasrah waktu saya pamiti.
Kami bergandengan tangan dengan riang, sambil diayun-ayunkan. Saya ngincer serabi, dia ngincer onde-onde. Sepanjang jalan, kami bernyanyi kecil sambil sesekali heboh melihat tanaman tetangga yang sebenarnya sama saja seperti kemarin-kemarin. Juga berlarian saat melihat burung-burung dara sedang asyik makan. Lihat penjual susu kedelai, kami bimbang bareng-bareng. Tinggal nunggu siapa yang khilaf.
Setibanya di pasar, saya kaget, ada Bu Guru kemarin. Wah, kesempatan!
"Alif, ada Bu Guru. Sana, salim, disapa bu gurunya!"
"Iya." Dia pun berjalan mendekati Bu Guru, lalu menyapa, "Bu Iin! Alif sudah mandi, sudah ganteng!"
Ya nggak gitu juga ngomongnya Maseee!
Lamongan, 19 September 2022.
Komentar
Posting Komentar