KENTANG AYU

 


"Buk, ada kentang?" tanya saya ke ibu penjual sayur langganan di pasar.


Saya memang nggak ngecek dulu, soalnya sedang ramai ibu-ibu belanja di situ. Lagian, malu bertanya sesat di jalan. Itu prinsip saya kalau nyari apa-apa. Ehm.


Hari itu, salah satu menu yang mau saya buat adalah kentang balado kesukaan Suami. Paling pas kalau kentangnya ukuran besar. Selain rasanya lebih enak menurut saya,  juga nggak capek ngupasnya. 


Sebagaimana emak-emak multitasking, Ibu penjual masih sempat menyahuti saya di tengah kesibukannya meladeni pembeli lain, ramah lagi. Dia njawabnya enak di telinga.


"Banyak, Nduk, baru datang. Kentangnya kecil-kecil, ayu-ayu seperti sameyan," jawabnya, terlihat tulus. 


Saya pun senyam-senyum. Ibu-ibu pembeli sampai noleh. Saya meringis.


Akhirnya saya beli juga itu kentang kecil-kecil. Nggak pa-pa capek ngupas, yang penting cantik.

Komentar

Postingan Populer