Iklan Radio
Dulu, masa-masa masih Tsanawiyah, kalau malam, saya suka menyetel radio. Belajarnya kapan? Karena guru-guru menerapkan kurikulum CBSA (Catat Buku Sampai Abis), saya pun menyesuaikan dengan gaya belajar SKS (Sinau Kebut Semalaman) pada hari-hari ujian.
Saya sudah sering ketemu orang-orang absurd baik di TV maupun di sekitar. Cuma, ya, malam itu nggak nyangka sampai iklan di radio pun absurdnya kebangetan. Saya sampai hapal saking dendamnya.
Iklannya simpel, cuma dialog tebak-tebakan. Kalau nggak salah itu iklan obat nyamuk cap Gajah.
Tebak-tebakan pertama ....
"Gimana cara misahin gajah besar sama gajah kecil?"
Saya syok, dong. Itu orang gabut bener misah-misahin gajah. Lagian gajahnya ada berapa? Nemu di mana? Afrika?
Karena itu iklan, nggak lama langsung ada jawabannya.
"Diayak aja!"
Alamak! Saya tercengang sendirian, berusaha menerima kenyataan.
Tebak-tebakan kedua ....
Sabar, total ada tiga. Yang darting, tukang santet, mending skip.
"Siapakah orang terkuat di dunia?"
Jadi ingat iklannya produk minyak telon dkk merk Nyonya Meneer. Jokesnya, si nyonya berdiri sejak tahun entah berapa. Tapi ini beda merk, jadi mustahil.
Dan ternyata jawabannya ....
"Orang yang ngayak gajah!"
Iya juga sih. Bener itu. Tapi sisi waras saya nggak terima.
Pertanyaan ketiga ...
"Supermarket apa yang terbesar di dunia?"
Orang normal mikirnya mah Giant atau semacamnya. Tapi, saya curiga itu perusahaan obat nyamuk, ownernya, Cak Lontong. Sudah pasti tidak boleh dijawab secara benar dan waras. Cuman, saat itu dia belum populer, sih.
Dan jawabannya, puncak dari segala kengeselinan sejak awal, adalah ....
"Supermarket yang jual ayakannya gajah!"
Komentar
Posting Komentar