Dadar Vs Ceplok

Begini rasanya punya suami yang tidak suka menolak kemauan istri....

"Mas, makan pecelnya sama telur ceplok aja, ya," ucap saya di suatu pagi yang damai.

Dia diam, berpikir.

"Mau, ya? Mau? Mas gak suka ya telur ceplok kesukaanku? Mas sukanya dadar, kan? Dadar itu nyerap minyak, Mas!"

"Baiklah."

Saya pun memasak sarapan dengan riang gembira. Tidak lama, sarapan pun siap. Kok, cepet? Lha iya,  wong pecelnya beli. Karya saya ya cuma ceplok itulah. 

"Tunggu sebentar." Dia menjeda suapan pertama saya. Tatapannya serius. "Coba beri tahu dengan jelas dan detail, kenapa lebih suka telur ceplok dari pada telur dadar?"

Komentar

Postingan Populer